Tips Memilih Tandon yang Tepat untuk Kebutuhan Industri

Daftar Isi

Apa Bedanya Tandon FRP dan GRP untuk Industri?

Apa Bedanya FRP dan GRP – Dalam dunia industri, kebutuhan akan sistem penyimpanan air dan cairan tidak bisa kita anggap sepele. Mulai dari pabrik manufaktur, industri makanan dan minuman, hingga fasilitas pengolahan air, semuanya membutuhkan tandon yang kuat, aman, dan tahan lama. Di antara berbagai pilihan yang ada, tandon FRP dan GRP untuk industri sering menjadi bahan perbandingan. Meski sekilas terdengar mirip, keduanya memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda.

Lalu, apa bedanya tandon FRP dan GRP untuk industri, dan mana yang paling sesuai untuk kebutuhan bisnis? Yuk, simak!

Mengenal Tandon FRP

FRP adalah singkatan dari Fiber Reinforced Plastic. Sesuai namanya, tandon FRP terbuat dari material plastik dengan serat fiber. Kombinasi ini membuat FRP memiliki struktur yang ringan namun tetap kuat.

Tandon FRP banyak kita temukan di sektor industri karena fleksibel dan bisa Anda sesuaikan dengan berbagai kebutuhan kapasitas. Selain itu, materialnya juga terkenal tahan terhadap tekanan dan kondisi lingkungan tertentu.

Mengenal Tandon GRP

GRP merupakan singkatan dari Glass Reinforced Plastic. Sekilas mirip dengan FRP, namun GRP menggunakan serat kaca sebagai bahan penguat utamanya. Inilah yang membuat GRP memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap korosi dan bahan kimia.

Dalam dunia industri, tandon GRP sering  untuk menyimpan air bersih, air proses, hingga cairan kimia tertentu yang membutuhkan tingkat keamanan ekstra.

Perbedaan Utama Tandon FRP dan GRP untuk Industri

Perbedaan Utama Tandon FRP dan GRP untuk Industri

Dalam sektor industri, pemilihan tandon air atau tandon cairan tidak bisa sembarangan. Dua jenis yang paling sering digunakan adalah tandon FRP (Fiber Reinforced Plastic) dan tandon GRP (Glass Reinforced Plastic). Meski terlihat mirip, keduanya memiliki perbedaan penting yang perlu Anda pahami sebelum digunakan dalam operasional industri.

1. Perbedaan Bahan Dasar

Perbedaan paling mendasar terletak pada material penyusunnya.
Tandon FRP terbuat dari campuran resin plastik yang diperkuat serat, seperti serat kaca, serat karbon, atau serat sintetis lainnya.
Sementara itu, tandon GRP secara khusus menggunakan serat kaca (glass fiber) sebagai bahan penguat utamanya.

Karena GRP merupakan bagian dari keluarga FRP, bisa dikatakan bahwa semua GRP adalah FRP, tetapi tidak semua FRP adalah GRP.

2. Kekuatan dan Daya Tahan

Untuk kebutuhan industri, kekuatan struktur menjadi faktor krusial. Tandon GRP terkenal memiliki kekuatan mekanis yang lebih stabil dan konsisten, terutama untuk menahan tekanan volume besar dalam jangka panjang.
Sedangkan tandon FRP memiliki kekuatan yang bervariasi, tergantung jenis serat dan resin yang digunakan dalam proses produksinya.

Pada industri dengan beban berat dan penggunaan intensif, GRP sering dipilih karena performanya lebih teruji.

3. Ketahanan terhadap Bahan Kimia

Dalam lingkungan industri, tandon sering  untuk menyimpan cairan kimia. Tandon FRP unggul dalam fleksibilitas ketahanan kimia karena formulasi resin bisa Anda sesuaikan dengan jenis cairan tertentu.
Sementara GRP juga tahan bahan kimia, namun umumnya lebih cocok untuk air bersih, air proses, dan beberapa bahan kimia ringan hingga sedang.

4. Proses Produksi dan Standar Kualitas

Tandon GRP umumnya diproduksi dengan standar industri yang lebih ketat dan metode fabrikasi yang konsisten, sehingga kualitas antar unit lebih seragam.
Sebaliknya, kualitas tandon FRP sangat bergantung pada produsen dan spesifikasi material yang digunakan.

Hal ini membuat GRP lebih sering dipilih untuk proyek industri berskala besar dan berstandar tinggi.

5. Aplikasi di Dunia Industri

Tandon FRP banyak  industri kimia, farmasi, dan pengolahan limbah yang menggunakan tandon jenis ini karena fleksibel dalam desain dan spesifikasi.
Sedangkan tandon GRP umum  pada industri manufaktur, gedung bertingkat, pabrik makanan dan minuman, serta sistem penyimpanan air industri.

6. Umur Pakai dan Perawatan

Dari sisi umur pakai, tandon GRP cenderung lebih awet dengan perawatan minimal. Struktur materialnya lebih stabil terhadap perubahan suhu dan tekanan.
Tandon FRP tetap tahan lama, namun memerlukan perawatan dan pengecekan rutin, terutama jika  untuk cairan agresif.

Tips Memilih Tandon yang Tepat untuk Kebutuhan Industri

Tips Memilih Tandon yang Tepat untuk Kebutuhan Industri

Kesalahan dalam memilih tandon bisa berdampak pada terganggunya proses produksi, meningkatnya biaya perawatan, bahkan risiko keselamatan kerja. Oleh karena itu, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum menentukan jenis tandon yang akan Anda gunakan.

1. Tentukan Jenis Cairan yang Disimpan

Langkah pertama adalah mengetahui jenis cairan yang akan Anda simpan, apakah air bersih, air proses, limbah cair, atau bahan kimia tertentu. Setiap jenis cairan membutuhkan material tandon yang berbeda agar tidak bereaksi dan tetap aman Anda gunakan.

2. Pilih Material Tandon yang Sesuai

Material tandon sangat menentukan daya tahan dan keamanannya. Untuk kebutuhan industri, material seperti FRP, GRP, stainless steel, atau HDPE sering digunakan. Pastikan material tandon tahan terhadap tekanan, suhu, dan sifat kimia cairan yang tersimpan.

3. Sesuaikan Kapasitas dengan Kebutuhan Produksi

Kapasitas tandon harus Anda sesuaikan dengan kebutuhan operasional harian. Tandon yang terlalu kecil dapat menghambat proses produksi, sementara tandon yang terlalu besar justru kurang efisien dari segi biaya dan ruang.

4. Perhatikan Standar dan Sertifikasi

Untuk penggunaan industri, tandon sebaiknya memiliki standar kualitas dan sertifikasi yang jelas. Standar ini menjamin bahwa tandon aman, kuat, dan layak Anda unakan dalam jangka panjang sesuai regulasi industri.

5. Pertimbangkan Lokasi dan Metode Pemasangan

Lokasi pemasangan sangat memengaruhi jenis tandon yang dipilih. Apakah tandon akan dipasang di atas tanah, di rooftop, atau di dalam ruangan. Setiap lokasi membutuhkan desain dan spesifikasi tandon yang berbeda agar tetap aman.

6. Perhitungkan Tekanan dan Suhu Operasional

Tekanan dan suhu cairan dalam proses industri sering kali lebih tinggi daripada penggunaan rumah tangga. Oleh karena itu, pastikan tandon mampu menahan kondisi operasional tersebut tanpa mengalami deformasi atau kebocoran.

7. Utamakan Kemudahan Perawatan

Pilih tandon yang mudah perawatannya. Desain yang baik akan memudahkan inspeksi rutin, mengurangi downtime produksi, dan memperpanjang umur pakai tandon.

8. Sesuaikan dengan Anggaran dan Biaya Jangka Panjang

Harga awal memang penting, namun jangan mengabaikan biaya perawatan dan umur pakai. Tandon dengan kualitas baik mungkin lebih mahal, tetapi lebih hemat dalam jangka panjang karena minim perbaikan.

Jika Anda membutuhkan solusi penyimpanan air berkualitas, segera beli Tandon Panel Stainless Grand melalui admin marketing kami. Selain itu, produk juga tersedia di Shopee dan Tokopedia, serta siap dikirim hingga IKN.

Whatsapp Tandon Air Panel

Kesimpulan

Jadi, memahami apa bedanya FRP dan GRP sangat penting bagi industri. Tandon FRP unggul dalam fleksibilitas dan kemudahan instalasi. Sementara itu, tandon GRP unggul dalam kapasitas besar dan struktur modular. Oleh karena itu, pemilihan harus Anda sesuaikan dengan kebutuhan operasional industri.

Scroll to Top